Breaking News

Baku Tembak, Brimob Ganteng Asal Bengkulu Tewas Di Papua

Upaya Evakuasi jenazah anggota Brimob Den B Timika Papua yang tewas usai baku tembak dengan gerakan sipil bersenjata

BENGKULU - Masyarakat Bengkulu yang mengetahui salah seorang personel Brimob Den B Timika, yakni Briptu Berry Pramana Putra yang merupakan warga asal Bengkulu, tewas saat menjalankan tugas pada Minggu 22 Oktober sore, diselimuti rasa duka yang mendalam terkhusus bagi keluarga besar korban.

Anggota Brimob Den B Timikia Papua ini memiliki paras ganteng dan pemberani namun karena terlibat baku tembak dengan kelompok sipil bersenjata akhirnya ia terkena tembakkan hingga tidak bisa diselematkan.

Kronologis terjadi, saat Briptu Berry Pramana yang tergabung dalam TimGab Satgassus Polda Papua, Polres Mimika dan Satgas Amole, melakukan tindak lanjut penindakan terhadap kelompon UINI di Tembagapura. Sekitar pukul 05.00 WIT, TimGab mulai bergeser guna melakukan ambus sekitar markas UINI dan ada tim yang melakukan penyisiran serta penindakan dengan tujuan camp-camp yang ada di markas.

Pukul 13.00 WIT, TimGab telah berhasil menguasai markas UINI, kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan camp. TimGab kemudian menemukan barang-barang milik kelompok UINI yang ditinggalkan seperti HT, senpi rakitan dan sejumlah barang bukti lainnya. Sekitar pukul 16.00 WIT, tim kembali melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap kelompok UINI yang diketahui melarikan diri ke atas gunung.

Pukul 16.18 WIT, diterima informasi via HT bahwa ada penembakan di Jembatan Bukit Sangker. Tim memberikan respon dan pengejaran terhadap kelompok separatis tersebut. Namun dalam pengejaran ini, Briptu Berry Pramana Putra mendapatkan luka tembak yang berasal dari senjata kelompok UINI. Tim bantuan langsung menyisir TKP dan membawa korban ke RS SOS PT Freeport Tembagapura. Sayangnya nyawa korban tak bisa lagi diselamatkan.[NET/E01]

Tidak ada komentar