Breaking News

Plt Gub Dorong Sekolah Kejuruan Berjiwa Entreprenuership




BENGKULU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Rohidin Mersyah, mendorong para siswa-siswi Sekolah Kejuruan di Provinsi Bengkulu untuk dapat menanamkan jiwa entrepreneurship. Karena pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini banyak ditopang oleh sektor usaha kecil dan menengah, sehingga itu menjadi peluang besar bagi anak bangsa untuk berkarya dan berwirausaha.

Pernyataan itu disampaikan, Gub, dalam acara launching sekaligus kerjasama (MoU) pihak Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu dengan PT. Afaria Trijaya Tbk, Rabu pagi (29 November 2017), yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Pimpinan Perbankan, Camat, Lurah, dan pelaku usaha kecil serta Komite Sekolah.

Menurut Gub, kerjasama pihak SMKN 1 Kota dengan Perusahaan yang bergerak dibidang ritel tidak sebatas kerjasama bisnis semata, melainkan mampu memberikan
pengetahuan dunia bisnis secara maksimal kepada siswa. Selain itu, produk usaha kecil yang ada di masyarakat diharapkan mampu dipasarkan disetiap cabang PT. Alfaria Trijaya Tbk yang tersebar di Provinsi Bengkulu.

“Kita berharap kerjasama ini menjadi titik awal membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mendapatkan ruang menjajaki produk lokal seperti keripik pisang, jeruk kalamansi, dan makanan tradisional lainnya disetiap store PT. Alfaria Trijaya Tbk. Karena saya berkayakinan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan kebutuhan produk skala besar tapi juga produk usaha kecil yang berstandar,” harapnya.

Tidak bisa dipungkiri, kata dia, produk hasil usaha kecil saat ini masih banyak yang belum memenuhi standar yang telah dituntukan secara Nasional. Mulai dari kemasan, mutu dan hal iainnya. Untuk itu, melalui Dinas terkait untuk dapat melakukan pembinaan terhadap 45 pelaku usaha mampu menjadi suplayer yang laik jual.

“Produk usaha kecil harus terdaftar di Kementerian Kesehatan, memiliki label halal dari MUI dan dikemas semenarik mungkin. Persaingan setiap produk tidak bisa dihindari sehingga perlu adanya promisi kepada masyarakat agar produk tersebut laku dipasaran. Inilah menjadi PR besar pemerintah saat ini untuk mendorong sektor usaha kecil tetap maju dan berkembang melalui program yang ada disetiap Dinas terkait,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kota Bengkulu, Frida, menyambut baik kerjasama tersebut. Karena dengan kerjasama ini nantinya diharapkan para siswa tidak hanya bisa mendapatkan peluang menjadi karyawan PT. Alfaria Trijaya Tbk tapi mampu belajar berwirausaha.

“Kami juga akan merancang kerjasama dengan 11 Negara ASEAN. Tujuannya bila tamat dari sekolah ini (SMKN 1 Kota Bengkulu) siswa kita bisa langsung bekerja di luar negeri sesuai dengan kualitas yang dimiliki,” singkatnya.[DMR]

Tidak ada komentar