Breaking News

Pasca Digusur, SDN 3 Pesibar Dikabarkan Menyewa Lokasi


PESIBAR - Tindakkan dugaan penggurusan SDN 3 Kecamatan Pesisir Tengah secara sepihak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung menjadi potret kelam dunia pendidikan sekaligus tamparan keras publik.

Apalagi tindakkan tersebut disinyalir telah melanggar dan melukai hati para peserta didik dan para guru karena Pemerintah Daerah setempat seakan tidak peduli terhadap program pendidikan.

Menurut salah satu guru SD N 3, Sugiono, mengaku kecewa terhadap pembongkaran gedung mereka oleh pihak Pemerintah Daerah dengan dalih untuk pembangunan gedung Pemerintah Daerah. Pasalnya, rencana pembongkaran itu tidak disertai persiapan lahan dan gedung baru untuk tempat siswa siswi dan guru sebagai Kelas Belajar Mengajar (KBM).

Akibatnya para siswa dan guru yang tetap melakukan kegiatan belajar mengajar harus menumpang dan menyewa gedung di SMPN 2.”Atas kesepakatan yang dimediasi oleh pihak dinas,  maka KBM untuk SD N 3 di titipkan di KBM SMP N 2, namun dalam proses itu pihak SD N 3 menyewa,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Humas SMPN 2, Royadi, mengklaim tidak tahu menahu soal itu. Sebab  yang mengetahui persis adalah Kepala sekolah kedua belah pihak dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat.

Terpisah, Ade dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemberantas Korupsi (LSM- GEPAK) bahwa dikedua belah pihak harus bisa dikonfrotir oleh dinas pendidikan, karena ini menyangkut masalah aset dan uang negara, apapun alasannya itu harus dapat dipertanggung jawabkan.”Kalau betul ada sewa menyewa berarti ada yang harus kita anggap goblok dan ada yang kita anggap melanggar menurut nya. Pihak Pemda Pesisir Barat seharusnya sebelum pembongkran aset tersebut, pemda harus sudah menyiapkan gedung pengganti,” tegasnya.[DONGAH]

Tidak ada komentar