Breaking News

Peringati Hari Kartini, Pemprov Ajak Perempuan Lestarikan Budaya Asli Bengkulu

Pemberian hadiah kepada para perempuan yang berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba rangkaian peringatan hari Kartini
BENGKULU – Bertempat di rumah bersejarah Ibu Fatmawati Soekarno Putri, Rabu pagi (25 April 2018), jajaran Pemda Provinsi Bengkulu, menggelar peringatan Hari Ibu Kartini yang mengangkat tema “Dengan Semangat Kartini Semangat Ekplorasi Hasana Budaya Bangsa” dihadiri seluruh tamu terdiri dari Forkopinda Provinsi Bengkulu, Pejabat dilingkungan daerah Provinsi Bengkulu, Kepala instansi vertikal pimpinan dan organisasi perempuan di Provinsi Bengkulu, Bupati dan walikota se-Provinsi Bengkulu atau yang mewakilinya serta warga kelurahan penurunan kota Bengkulu.

Sambutan Asisten I Yuliswali mewakili Plt Gubernur Bengkulu
Dalam sambutannya, Plt Gubernur Bengkulu yang diwakili Asisten II Yuliswali mengajak para hadirin untuk ikut serta menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada di Provinsi Bengkulu. Apalagi di zaman sekarang banyak kebudayaan kita yang luntur secara perlahan dan hal ini sangatlah berkaitan dengan masuknya budaya-budaya asing ke dalam budaya kita.

”Oleh karena itu budaya-budaya local seperti kesenian daerah, kesenian rupa yang berbentuk rumah adat , seni berpakaian yang berwujud pakaian adat , nyanyian khas daerah, tarian daerah, alat music daerah untuk hasanah budaya yang harus dijaga kelestaraiannya,” ujar Asisten II Yuliswali saat menyampaiakan sambutannya.

Para pemenang lomba foto bersama
Ia menambahkan, peran perempuan sebagai insan pembangunan mempunyai kedudukan dan peran yang setara dan sejajar dengan pria. Akan tetapi dalam mewujudkan kesetaraan tersebut masihn sering terkendala adanya pengaruh budaya yang memposisikan perempuan sebagai insan yang lemah sementara laki-laki sebagai  insan yang mempunyai kekuatan,n hal ini yang sering menyebabakan diskriminasi dalam berbagai aspek pembangunan yaitu politik,ekonomi, sosial dan budaya.


”Pemerintah selalu berupaya untuk menggerakkan semua aspek stekholder yang terkait agar dalam perencaaan program opembangunan harus responsif terhadap perempuan dan anak. Apabila stekholder sudah responsif terhadap perempuan maka keadilan gender yang telah dicontohkan R.A Kartini akan dapat diwukudkan,” Tutupnya.

Berakhirnya acara ditandai dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang telah diadakan di jauh hari sebelum terselenggaranya hari kartini tersebut.[Adv/Damar]

Tidak ada komentar