Breaking News

PPP Kesulitan Cari Figur Perempuan


REJANG LEBONG – Diam-diam rupanya partai belambang Ka’bah (PPP) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu kesulita mencari sosok atau figur dari kalangan perempuan. Padahal saat ini momentum lahirnya emansipasi wanita yang digaungkan ibu Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April.

Ketua DPD PPP Rejang Lebong, Rudi Nasution, mengaku kewalahan menyusun strategi menarik bakal calon anggota legislatif tahun 2019 mendatang dari
kaum perempuan. Padahal sejauh ini waktu pendaftaran Bacaleg 2019 sudah dibuka dan akan ditutup hingga 30 April mendatang.

”Sejauh ini sudah ada 75 persen Bacaleg yang mengambil formulir di Sekretariat PPP dan semuanya masih didominasi kaum laki-laki. Makanya kami sangat kewalahan sekali memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Karena kami ingin partai ini ada keterwakilan perempuan sehingga apa yang menjadi hak-hak perempuan bisa diperjuangkan,” tuturnya.

Namun demikian, dia tetap optimistis menjelang Pileg 2019 mendatang PPP bisa menghadirkan figur dari kaum perempuan.

Terkait kriteria Bacaleg, Rudi mengaku tidak jauh berbeda dengan Parpol lainnya yang juga sama membuka pendaftaran. Namun, ada beberapa poin yang menjadi perhatian bagi Bacaleg yang mau maju dalam perahu PPP. Diantaranya, PPP tidak akan memproses Bacaleg yang pernah terlibat atau tersandung hokum dalam kasus korupsi, Asusila dan Narkoba. Karena kami tidak ingin kader yang maju nanti memiliki rekam jejak buruk dimata publik,” tegasnya.[Damar]

Tidak ada komentar