Breaking News

Tangan “Dingin” Rohidin Akhiri Kisruh KNPI Provinsi

Plt Gubernur, Kepala Dispora, Kepala Kesbangpol, Ketua HIPMI Bengkulu, Ketua KNPI Prov Yuda, Ketua Musda KNPI Febri menyatakan sikap damai atas gejolak dan rencana Musda KNPI Bengkulu yang sejatinya dijadwalkan Senin 02 April 2018 digelar namun resmi diundur.
BENGKULU – Kisruh di tubuh Organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu yang belakangan ini marak diperbincangkan pubik terkait adanya dualisme kepengurusan, akhirnya menemukan titik terang.

Hal itu terjadi setelah “tangan dingin” atau iniasiasi Pemerintah Provinsi Bengkulu dari Plt Gubernur menggelar konfrensi pers di ruang Media Center Pemprov, Minggu siang (01 April 2018) dihadiri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Meri Sasdi Jantan, Kepala Kesbangpol, Farid Abdullah, Ketua HIPMI Bengkulu, Yuan Degama, Senior dan Perwakilan OKP Provinsi Bengkulu, Ketua KNPI Provinsi Yudha dan Ketua Musda Febri.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rohidin, menyatakan apresiasi dan bangga atas sikap kedua pihak yang terlibat dan menyatakan sikap sepakat bersama untuk mengakhiri permasalahan atau gejolak ditubuh KNPI Provinsi Bengkulu belakangan ini terjadi. Khususnya terkait rencana Musda KNPI Provinsi yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

“Inilah contoh bagi pemuda dan daerah lain bahwa Bengkulu mampu tidak ikut dalam masalah yang ada ditingkat KNPI Pusat. Sikap patriot yang seperti ini kita apresiasi dan berharap agar kedua pihak untuk bersama-sama membahas rencana Musda sesuai dengan mekanisme yang ada dalam aturan KNPI. Perlu dipahami bahwa pertemuan ini menjadi tanda bahwa peran Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur Pembinaan terhadap organisasi KNPI bukan ikut mencampuri urusan di internal KNPI,” tegas Gub.

Sementara itu, baik Yuda dan Febri dihadapan insan pers menyatakan sikap sama dan sepakat untuk menyelesaikan gejolak yang terjadi ditubuh KNPI Provinsi Bengkulu belakangan ini. Dalam waktu dekat ini keduanya akan sepakat membahas jadwal Musda bersama sesuai dengan aturan yang ada di KNPI.

“Kami sepakat dan akan bersama-sama menjaga suasana dan kekompakkan semua OKP di Provinsi Bengkulu. Apalagi saya tidak lama lagi mengakhiri masa jabatan selama 3 tahun sedangkan Febri salah satu kader KNPI yang cukup mampu membawa Musda KNPI berjalan bersama-sama,” Ujar Yuda yang juga diamini Febri.

Gejolak KNPI Provinsi Bengkulu ini belakangan ini sudah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sehingga melalui ajang konfrensi pers dengan awak media menjadi sinyal bahwa tidak ada lagi kisruh dan dualisme kepengurusan KNPI Provinsi Bengkulu.[Damar]
     

Tidak ada komentar