Breaking News

2018, Wilayah Kumuh Bengkulu Ditargetkan Menurun 44,9 Ha




RP, BENGKULU – Berdasarkan hasil penetapan Pemerintah Pusat tahun 2014 bahwa luasan daerah Kumuh Nasional Dampingan Program “KOTAKU” mencapai 38.431 Hektar, sedangkan untuk wilayah Provinsi Bengkulu sesuai SK mendapatkan jatah  Kabupaten/Kota mencapai 125,81 Hektar dengan rincian, Kota Bengkulu 86,31 hektar di 7 Kawasan dengan jumlah 14 Kelurahan. Bengkulu Selatan 8,12 hektar di 2 kawasan dengan jumlah 2 Kelurahan. Dan terakhir Kabupaten Rejang Lebong seluas 31,38 hektar terdapat di 4 kawasan dengan jumlah 7 Kelurahan.

Ditemui wartawan, Ketua Tim KOTAKU Provinsi Bengkulu Dadi Tama, melalui Tenaga Ahli Mascom, Kartini, di Sekretariat, menjelaskan bahwa target secara Nasional harus tuntas hingga 2019 mendatang. Sehingga untuk tahun ini (2018) Provinsi Bengkulu harus berhasil mengurangi wilayah kumuh sebesar 44,9 hektar (Ha).

“Untuk tahun lalu (2017) kita telah berhasil menurunkan luas wilayah Kumuh mencapai 51,57 Ha atau 40,9 persen. Tahun ini kami optimis dalam mencapai target yang ditetapkan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Persentase kondisi wilayah kumuh di Provinsi Bengkulu meliputi, Kondisi Pengelolaan Sampah menduduki peringkat tertinggi mencapai 70,44 persen, disusul kondisi drainase lingkungan mencapai 54,40 persen, penyediaan air minum 43,12 persen, pengelolaan air limbah mencapai 40,47 persen, rumah hunian mencapai 35,07 persen, dan terkecil proteksi kebakaran mencapai 24 persen.

“Dengan persoalan tersebut maka program yang dijalankan tidak hanya sebatas pada pembangunan sarana infrastruktur yang dibutuhkan tapi pendampingan membangun kesadaran masyarakat diantaranya dengan melakukan program pelatihan secara berkelompok, sosialisasi, peningkaan kapasitas, dan diskusi pihak terkait. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan bantuan yang dikucurkan sebesar Rp 10 juta per Keluraan dari 3 Kabupaten/Kota dengan jumlah Kelurahan mencapai 131 Kelurahan se Provinsi Bengkulu,” paparnya.(Damar)

Tidak ada komentar