Breaking News

Diringkus BNNP, 2 Tsk Shabu Jaringan Internasional Terancam Hukuman Mati




RP, BENGKULU - Tim Pemberantasan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Bengkulu terus bekerja keras melakukan penangkapan dan pengungkapan Jaringan sindikat Narkotika Internasional, khusus nya di wilayah Provinsi Bengkulu. 

Rabu, (09 Mei 2018) Tim Pemberantasan BNNP Bengkulu yang di pimpin Kabid ( Kepala Bidang) Pemberantasan AKBP Marlian Ansori berhasil menangkap satu orang (RY) pria asal Curup, pengedar (kurir) Narkotika jenis Shabu, tepat nya di jalan sawangan perkebunan masyarakat Desa Tengah Padang, Benteng.

Dari hasil penggeledahan dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) Narkotika Golongan I jenis Shabu seberat 1(Satu) Kilogram. Dari pengembangan akhir tak menunggu waktu lama, petugas kembali bergerak melakukan  menangkap lagi seorang pria berinisial (CN) sekitar pukul 23.00 WIB asal kota Curup beserta barang bukti.


Dalam jumper persnya, BNNP Bengkulu menunjukkan Barang Bukti dan Tersangka di kantor BNNP Bengkulu yang di pimpin Ka.BNNP Bengkulu Kombes Pol. Nugroho Aji, beliau menjelaskan bahwa Sindikat Internasional  ini terkoneksi ke Narapidana (HR) yang sekarang mendekam di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Bentiring.

"Ini Narkotika berasal dari Negara IRAN kemudian Malaysia dan Ke Sumatera (Bengkulu), atas pesanan Napi di Bentiring, Yang tentu saja memegang Handphone sehingga bisa terkoneksi ke luar terkait pemesanan. Lebih lanjut Nugroho Sangat mengapresiasi kerja tim nya dan dari barang bukti yang tersita, bisa menyelamatkan lebih kurang 10.000 jiwa, calon yang akan mengkonsumsi Narkotika," ungkapnya, Senin siang (14 Mei 2018).

Para tersangka tersebut di sangkakan pasal 114 ayat(2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 (enam) tahun penjara dan maksimal hukuman mati.(BUDI)

Tidak ada komentar