Breaking News

Kantor Bank Bengkulu Cabang Curup Diresmikan Bupati RL



Bupati RL Ahmad Hijazi disaksikan Direktur Utama Bank Bengkulu Agus Salim, Pimca Bank Bengkulu Rida Nuryani dan perwakilan BI menandatangani prasasti

Realitapost.com, Rejang Lebong - Gedung Bank Bengkulu (Babe) Cabang Curup Kabupaten Rejang Lebong akhirnya diresmikan Bupati Rejang Lebong, Ahmad Hijazi, dihadiri pejabat penting Rejang Lebong dan jajaran Pimpinan tinggi Bank Bengkulu, Kamis (04 April 2019).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita sebagai tanda Kantor Bank Bengkulu Cabang Curup resmi secara penuh beroperasi melayani transaksi nasabah.
Prosesi adat menyambut Bupati RL dalam peresmian Kantor Cabang Curup Bank Bengkulu
Dalam sambutannya Dirut Bank Bengkulu (Babe), Agus Salim bersama jajaran direksi dan Komisaris, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi, baik moril maupun materil sehingga menjadi kantor Babe Cabang Curup sebagai Bank dengan kepemilikan gedung yang megah dan representatif seperti saat ini.

"Ini semua berkat suport besar dari Bupati bersama jajarannya tanpa dukungan itu maka Babe tak ada artinya sama sekali," ujarnya.
Mantan Pimca Bank Bengkulu bersama Dirut Agus Salim ikut hadir memeriahkan acara peresmian Kantor BPD Cabang Curup

Berdirinya gedung baru ini bagian dari upaya Bank Bengkulu dalam meningkatkan layanan transaksi kepada nasabah dan masyarakat Rejang Lebong.

"Total Babe aset Rp 6,3 triliun dengan sarana pendulung antara lain terdiri Kantor 153 Jaringan Kantor, 1 Kantor Pusat Babe, 11 Kantor Cabang Babe, 32 Kantor Cabang Pembantu dan 90 ATM. Jumlah saham RL Rp 16,5 milliar dengan persentase kepemilikan saham 5,4 persen dengan urutan kelima dari seluruh para pemegang saham," jelasnya.
Bupati Ahmad Hijazi melantunkan solawat badar kepada peserta undangan yang hadir sebagai wujud rasa syukur atas nikmat sang pencipta
Ia juga mengimbau kepada masyarakat Rejang Lebong dapat mengoptimalkan Bank Bengkulu dalam memenuhi semua transaksi bisnis usahanya. Karena Babe milik Pemerintah Daerah dan milik masyarakat Bengkulu khususnya Rejang Lebong."Jadi kami mohon dukungan tambahan modal dari legislatif agar terus menjadi Bank terbesar di Bengkulu. Kami mohon dukungan Babe dikonfersi menjadi Bank Syariah bisa terwujud," imbaunya.

Sementara itu, Bupati RL Ahmad Hijazi, disambutan resminya mengungkapkan, megahnya kantor BPD Cabang Curup tidak lepas dari besarnya dukungan nasabah Rejang Lebong. Hidup mati Babe ada ditangan Pemerintah dan masyarakat Bengkulu khususnya Rejang Lebong.

"Megahnya kantor harus ditopang dengan kinerja dan pelayanan prima yang diberikan kepada nasabah dan masyarakat. Pelayanan adalah nilai penting. Pemda RL bersama legislatif siap menganggarkan dana penyertaan dana Rp 20 milliar agar menjadi Bank Buku 2 sehingga dalam pengembangan usaha dan transaksi bisa lebih luas lagi," ujar Bupati RL.(adv)

Tidak ada komentar