Breaking News

Gubernur Serap Aspirasi Jemaah Mesjid Kaur

RealitaPost.com, KAUR - Rangkaian kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Bengkulu DR. Rohidin Mersyah, MMA bersama rombongan Pemerintah Provinsi terus berlanjut di Desa Padang Petron Kabupaten Kaur, Sabtu pagi (24/08/2019).

Rombongan menggelar Safari subuh di masjid Desa Petron sembari menyurkan bantuan CSR Bank Bengkulu kepada pengurus masjid.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyatakan, motivasi dirinya dalam melakukan safari subuh selama ini untuk mengamalkan apa yang sudah dilakukan Rasulululah SAW dalam pembinaan umat.

“Subuh itu berat dilakukan secara berjamaah. Alasan pertama melawan kantuk, melawan malas apalagi berjamaah ke masjid menjadi tantangan berat. Orang yang bisa mengamalkan shalat subuh berjamaah, pasti orangnya punya spirit, semangat hidup dan semangat jihat,” kata Rohidin.

Bantuan tersebut sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah provinsi dengan Bank Bengkulu melalui bantuan CSR.

Disampaikan Rohidin, di tahun ke 3 ini, sebagai bentuk realisasi dari dimulainya era 4.0 adalah dengan membangun konektivitas wilayah, perbaikan infrastruktur batas antar provinsi, juga palang pintu masuknya potensi dari luar dalam melirik kearifan lokal Bengkulu.

Provinsi Bengkulu memiliki posisi yang strategis dan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, baik skala lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Meski kondisi saat ini menunjukkan bahwa masih ada Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang masuk dalam daftar daerah tertinggal. Namun, beberapa tahun belakangan ini, tingkat mobilitas penduduk di Provinsi Bengkulu cenderung bertambah sebagai akibat dibukanya akses konektivitas Bengkulu ke luar daerah.

"Sebelumnya, pintu masuk ke Bengkulu hanya satu, melalui Fatmawati. Sekarang ada 7 rute pintu masuk penerbangan dari Bengkulu ke Sumatera Utara, Batam, Sumatera Selatan, Bandung, Jogja, bahkan kita targetkan juga palang pintu terhubung ke Singapura, Malaysia dan daerah luar lainnya." terang Rohidin.

Ditambahkannya, transportasi tidak boleh dibatasi oleh wilayah administrasi georagrafi, sebab transportasilah yang menembus batas wilayah. Kebutuhan masa depan Bengkulu yang dalam konteks ini tidak bisa lepas dari kawasan Sumatera bahkan konteks Nasional.

Pada kesempatan itu, Rohidin menyerahkan uang bantuan CSR Bank Bengkulu senilai Rp 100 juta. Dana itu dialokasikan untuk renovasi masjid sebagai bentuk kepedulian Pemprov terhadap rumah ibadah.

Untuk diketahui, dana yang dialokasikan untuk pembangunan dan renovasi rumah masjid yakni 20 sampai 25 buah dalam 1 tahun.(Adv)

Tidak ada komentar