Breaking News

Bamsoet Vs Airlangga Rebut Posisi Ketum Golkar

Jakarta - Partai Golongan Karya (Golkar), pada 4-6 Desember 2019 mendatang akan melaksankan Munas (Musyawarah Nasional) untuk menentukan Ketua Umum Partai Golkar 2019-2024.

Kader Partai Golkar Bamsoet akhirnya maju selangkah melawan Airlangga untuk menjadi Ketua Umum partai berlambang pohon beringin ini. Hal ini tentu membuat Airlangga sedikit kecewa dan merasa dikhianati. Sebab, Airlangga adalah orang nomor satu yang menunjuk Bamsoet menjadi Ketua MPR meski ditentang banyak pendukung.

"Airlangga menunjukkan jiwa negarawan, meski diprotes pendukung sendiri beliau tetap dorong Bamsoet menjadi Ketua MPR," kata Sekjen PLG Cupli, Senin (25/11) saat dihubungi sentralnews.com.

Cupli mengaku proses internal Partai Golkar sempat berjalan alot akibat penunjukkan Bamsoet sebagai Ketua MPR. Para pendukung loyalis Airlangga menentang keras, namun Airlangga bersikukuh mendorong Bamsoet maju.

Mengingat waktu penyelenggaraan Munas yang semakin dekat, Cupli mengingatkan agar semua pihak menjaga komitmen untuk kebesaran Partau Golkar di masa mendatang.

Sementara itu, Politikus Golkar Happy Bone Zulkarnain dilansir dari merdeka.com, berkeyakinan Munas Partai Golkar 2019 ini akan tersaji dengan baik, lancar dan sukses lantaran didasari 'suasana kebatinan' dan dimensi internal kader-kader partai yang semakin mendekati ke waktu pelaksanaan munas menunjukkan solidaritas dan kekompakan yang semakin kuat. 

Ia juga menyebutkan, stabilitas dari Partai Golkar saat ini tidak terlepas berkat kerja apik seluruh kader Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Keberhasilan Partai Golkar menempati peringkat kedua di Pileg lalu, dengan perolehan 85 kursi DPR, juga tak terlepas dari kepemimpinan Airlangga Hartarto.  

"Saya harapkan tidak ada lagi faksi-faksi yang bergesekan sehingga kemudian mengulang peristiwa masa lalu yang tidak baik. Kita baca dan cermati juga penilaian dari eksternal, termasuk Presiden Joko Widodo, yang memberi acungan jempol atas kepemimpinan Pak Airlangga Hartarto selama hampir dua tahun ini. Partai Golkar semakin solid," tutupnya.(sentralnews.com)

Tidak ada komentar