Breaking News


DPRD Kabupaten Rejang Lebong menggelar Rapat Paripurna Tahap I Masa Sidang III, Penyampaian Nota Pengantar RAPBD Tahun Anggaran 2020. Senin, 11 November 2019.

Rapat dilakukan di Gedung DPRD Kabupaten Rejang Lebong,  penyampaian nota oleh Bupati Rejang Lebong, dalam hal ini di wakilkan oleh Wakil Bupati Rejang Lebong, Iqbal Bastari S.Pd,MM.

Dalam penyampaiannya, RAPBD Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2020 telah sejalan dengan ketentuan Pasal 65 Ayat (2) Huruf A, Undang-undang Nomor 23 tAHUN 2014. Tentang Pemerintahan Daerah yang menegaskan bahwa kepala daerah berwenang mengajukan rancangan PERDA Tentang APBD yang merupakan perwujudan dari RKPD dan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2020.

"Dalam dokumen RKPD Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2020, telah ditetapkan tema pembangunan daerah yaitu "Pemerataan Infrastruktur Dasar, Pengembangan SDM dan Optimalisasi Potensi Lokal sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi" yang dijabarkan dalam program prioritas pembangunan, yaitu : Peningkatan Pembangunan dan Pemerataan Infrastuktur Dasar secara berkelanjutan, Peningkatan Kualitas Pembangunan Manusia, Peningkatan Pengembangan Potensi Lokal melalui pembangunan Pariwisata dan Pertanian". Ujar Iqbal Bastari.

Dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2020 telah melalui proses harmonisasi dan sinkronisasi antar program dan kegiatan pada masing-masing SKPD, yang dimulai dari pembahasan RKPD, KUA-PPAS sehingga menjadi buku rancangan APBD, dengan tetap berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan dalam pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020, mengingat struktur APBD merupakan satu kesatuan yang terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

Gambaran secara umum struktur rancangan APBD Kabupaten Rejang Lebong Tahun Anggaran 2020 diantaranya sebabai berikut :
1. Pendapatan daerah sebesar Rp.1.156.883.055.122,90 yang terdiri dari, Pendapatan asli daerah sebesar Rp. 98.368.163.275,23., Dana Perimbangan sebesar Rp. 834.400.607.000., dan Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 224.114.284.847,67.
2. Belanja daerah sebesar Rp.1.263.184.890.270,23, yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 685.416.131.660,23., belanja langsung sebesar Rp. 577.768.758.610., dan Defisit sebesar Rp.106.301.835.147,33.,
3. Pembiayaan sebesar minus Rp. 6.500.000.000, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Nol Rupiah, Pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.6.500.000.000, dan pembiayaan Neto sebesar Rp.6.500.000.000.

Dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Sekretariat Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Rejang Lebong, Pimpinan Partai Politik, TP PKK, DWP, BAWASLU Kabupaten Rejang Lebong. (Rl)

Tidak ada komentar