Breaking News

Bupati Pesbar Lantik Pengurus KTNA

RealitaPost.com, Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal resmi melantik pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang dipusatkan di Kecamatan Bengkunat, Kamis (21/11/2018).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tedi Zadmiko, menginformasikan bahwa selain Bupati Pesisir Barat. hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Pesisir Barat, anggota Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Honikultura Provinsi Lampung, Jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Ketua kontak tani nelayan andalan (KTNA) Provinsi Lampung. Camat. Peratin, Dan para petani di Kecamatan Bangkunat.

Dalam sambutan Bupati Pesisir Barat Menyampaikan, nama pribadi dan jajaran pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Kepala Dimas tanaman pangan dan hortikultura Provinsi Lampung dan ketua kontak tani nelayan andalan (KTNA) Provinsi Lampung beserta rombongan dan saya ucapkan selamat atas dilantiknya pengurus kontak tani nelayan andalan (KTNA) Kabupaten Pesisir Barat periode 2019 2024, semoga dapat mengemban amanah dengan sebaik baiknya demi mensukseskan pembangunan pertanian di Kabupaten Pesisir Barat.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan, Pembangunan pertanian tanaman pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional.

Dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan tersebut diperlukan kesamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronisasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Potensi sumberdaya Iahan pertanian di Kabupaten Pesisir Barat cukup srategis yaitu mencapai 224.681 ha, dimana luas Iahan sawah 8.778 ha, sedangkan luas Iahan kering yang dapat digunakan untuk pertanian tanaman pangan seluas 20.886 ha. Peruntukan Iahan pertanian lainnya antara Iain untuk perkebunan, perikanan, hutan rakyat, dII. apabila sumber daya ini terus kita kelola dengan baik ditambah dengan masukan teknologi budidaya yang sempurna, make target pemerintah untuk terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat insya Allah akan tercapai.

Berdasarkan data statistik pertanian tahun 2018 rata-rata produktivitas padi sawah di Kabupaten Pesisir Barat adalah 5,32 ton/ha dan padi |adang sebesar 3,20 ton/ha. hasil ini tentunya mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2017 yaitu 5,28 ton/ha untuk padi sawah dan 3,00 ton/ha untuk padi |adang. Produktivitas ini terus kita tingkatkan dengan berbagai upaya. salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pesisir Barat pada tahun 2019 ini adalah dengan memberikan bantuan benih padi seluas 11.934 ha yang diberikan kepada 107 kelompok tani. Selain itu, dalam rangka meningkatkan produktifltas hasil pertanian, pemerintah Kabupaten Pesisir Baratjuga menggulirkan program pertanian yaitu :

I Pembangunan pintu air, dam parit, long storage, embung dan rehabjaringan irigasi , Bantuan alat dan mesin pertanian baik pra panen maupun pasca panen, Bantuan benih dan pupuk bersubsidi untuk tanaman pangan ( padi,jagung dan kedelai), Bantuan sarana pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT);ntuan benih dan bibit tanaman honikultura, Bantuan bibit tanaman kelapa dalam dan tembakau, Bantuan bibit ternak ruminansia dan penetapan sapi Krui sebagai varietas unggul Kabupaten Pesisir Barat, Asuransi bagi usaha tani padi dan ternak sapi, Bantuan operasional bagi penyuluh pertanian Kabupaten Pesisir Barat, Program program pemerintah tersebut diharapkan dapat memberikan stimulan/ semangat bagi para petani di Kabupa‘en Pesisir Barat dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi pertanian.(Adv/Ruskan)

Tidak ada komentar