Breaking News

Sekda Diminta Sanksi ASN Sekretariat DPRD Kota Bengkulu Inisial RE Yang Diduga Ikut Teler Bareng

Realitapost.com, Bengkulu - Sejumlah masyarakat Kota Bengkulu mendesak agar Sekda Kota Bengkulu Arif Gunadi segera menjatuhkan sanksi tegas kepada salah satu ASN yang diduga ikut dalam video mabuk bersama mantan PLT Kadis Dukcapil yakni RE.

Pasalnya RE dikabarkan adalah ASN yang bekerja di staf Sekwan DPRD Kota Bengkulu. Kini yang bersangkutan menurut informasi pasca peristiwa memalukan tersebut tidak pernah masuk kantor dibagian Keuangan Sekwan.


Aktivis Muda Bengkulu, Rozi kepada wartawan menyampaikan desakan kepada Sekda Kota agar jangan tebang pilih dalam  memberikan sanksi tegas. Karena akan menimbulkan dugaan negatif publik."Jadi kami ingin RE oknum ASN di Sekwan DPR Kota untuk diberikan sankai tegas juga. Karena kalau mau tegas jangan pilah pilih," tegasnya, Kamis (15/4/2021)

Sementara itu, terungkapnya aksi tak terpuji yang diduga dilakukan oknum pejabat dan ASN di lingkungan Pemda Kota Bengkulu sudah mencoreng jargon Kota Bengkulu sebagai Kota Relegius dan Bahagia.

Publik sangat mengapresiasi langkah Sekda Kota Arif Gunadi yang langsung mengambil tindakan tegas dengan mencopot Plt Kadis Dukcapil Nopri Andriyanto akibat buntut dari peristiwa heboh mabuk bersama di Perumahan Ejukan RT 20 Kelurahan Bentiring Permai Kecamatan Muara Bangkahulu.

Lantas kini disinyalir masih ada satu ASN yang diduga berdinas sebagai staf bagian Keuangan Di Sekretariat DPRD Kota Bengkulu berinisial RE. Namun sampai kini oknum tersebut belum juga diproses oleh Sekda Kota.

Sebelumnya sejumlah tokoh masyarakat peduli Kota Bengkulu telah beberapa kali menghubungi tim redaksi untuk meminta redaksi mengungkap seorang ASN berinisial RE dalam peristiwa memalukan tersebut secara terbuka.

Rabu siang (14/04/2021) tim redaksi langsung bergerak menelusuri permintaan sejumlah tokoh tersebut. Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun bahwa salah satu perempuan yabg ikut teler bersama berisial RE adalah ASN yang berkerja di bagian keuangan Sekretariat  DPRD Kota Bengkulu.

Bahkan sejumlah informasi yang digali pegawai dilingkungan Sekretariat Dewan menyebut membenarkan bahwa sosok wanita dalam video yang viral berinisial RE memang ASN di bagian Keuangan Sekwan.

Sebelumnya, Nopri Andriyanto yang sebelumnya diinisialnya No, dicopot dari jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Dukcapil Kota Bengkulu. Pencobotan  Nopri Andriyanto dari jabatannya ini diduga buntut dari peristiwa hebohnya peristiwa mabuk bersama yang melibatkan Nopri Andriyanto di Perumahan Ejukan RT 20 Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, Senin (12/4/2021) sore.

Sebagai gantinya Nopri Andriyanto, Asisten III, M. Husni yang ditunjuk menjabat Plt Kadis Dukcapil.

Tidak hanya kehilangan jabatan Plt Kadis, namun Nopri juga dicopot dari jabatan salah satu Kabid di Dinas Dukcapil. Selanjutnya Nopri ditempatkan sebagai fungsional di Kantor Dinas PBK dan Penyelamatan Kota Bengkulu.

Pencopotan jabatan Nopri ini setelah heboh dugaan mabuk dua hari lalu. Bahkan ketika itu di lokasi kejadian juga ada mobil dinas Kadis Dukcapil.

Penjelasan Sekkot, Arif Gunadi, tim inspektorat masih melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan sementara Nopri terbukti melakukan pelanggaran norma.

“Beliau selaku ASN melakukan kegiatan diluar norma,” ujar Arif Gunadi, dilansir dari 

Tidak ada komentar