Breaking News

Diskop UKM Prov Bengkulu Sosialisasikan Warkop "DediDewi"

Realitapost.com, Bengkulu - Jumat, 25 juni 2021, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu Erdiwan, SH. M.Si di dampingi Kepala Dinas Perindagkop UKM Bengkulu Utara/Lebong bersama jajaran Bank abengkulu, Bank BRI, Kepala Telkomsel Region Bengkulu serta PT.Cyber (Bencoolen cofee) melakukan sosialisasi pembentukan Warkop (warung kopi) Digital yg mana ini merupakan program yg dipelopori Bapak Gubernur Bengkulu yang merupakan penggabungan 2 program nasional Bapak Presiden yakni Desa Digital dan Desa Wisata (DediDewi). Hadir jg para pelaku Koperasi dan UMKM Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Lebong. 

Warkop Digital ini merupakan Salah satu prioritas Pemerintah adalah memberikan dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah berkomitmen mendorong pelaku UMKM untuk lebih melek digital, sebab pertumbuhan UMKM digital diyakini akan ikut berperan dalam pemulihan ekonomi nasional.

Program WARKOP DIGITAL merupakan Program pemberdayaan masyarakat desa melalui layanan digital dengan kedai kopi  sederhana sebagai wadah fasilitasi pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses serta pelayanan informasi guna membangun usaha mikro dan lapangan pekerjaan di desa.

Program ini mengusung pengembangan digitalisasi dan berbasis internet yang memiliki unggulan produk kopi Bengkulu karena Bengkulu merupakan penghasil kopi terbesar ketiga di nusantara. Warung kopi dan makanan yang awalnya biasa saja, dirombak menjadi tempat yang penuh informasi dan edukasi serta difasilitasi internet dan juga layar televisi. Pengunjung atau konsumen yang datang dapat mengakses semua informasi yang dibutuhkan, termasuk belajar daring dan membayar kebutuhan sehari-hari mulai dari listrik, PDAM, pulsa, dll.

Pemerintah provinsi bengkulu memandang UMKM digital sebagai kunci pemulihan ekonomi, sejalan dengan program Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Bapak Airlangga Hartanto yang akan memfasilitasi peluang permodalan KUR Super Mikro khusus bagi Prakerja di Masa Pandemi.

“tahap awal setidaknya 10 di kab B/U dan 10 di kab lebong bisa terbentuk dalam waktu dekat, kemudian Penyampaian dan pembinaan sampai ke pelosok desa disampaikan oleh PPKL petugas penyuluh koperasi lapangan” tegas Erdiwan.

Tidak ada komentar