Breaking News

Danrem 041/Gamas Apresiasi Antusias Masyarakat Bengkulu

Realitapost.com, Bengkulu – Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Yanuar Adil mengapresiasi tingginya antusias masyarakat Kota Bengkulu mengikuti vaksinasi dalam program Serbuan Vaksin Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Brigjen TNI Yanuar Adil saat meninjau langsung kegiatan Serbuan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Kompi Senapan B Yonif 144/Jaya Yudha, Kota Bengkulu, Selasa (3/8/2021).

"Sama seperti Vaksinasi Dosis Pertama yang lalu, antusias masyarakat sangat tinggi, ini terlihat banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk divaksin, sampai-sampai vaksinnya kurang. Saya mengapresiasi hal ini, yang menandakan masyarakat Bengkulu makin sadar akan pentingnya vaksin untuk mencegah penularan Covid-19," ujarnya.

Kepada awak media, lulusan Akmil 1988 ini juga menjelaskan bahwa untuk tahap kedua (Dosis Kedua) Vaksinasi Covid-19 ini, disiapkan sebanyak 6.600 dosis dan telah disebarkan ke seluruh Provinsi Bengkulu. 

"Prioritas paling banyak adalah di Kota Bengkulu karena level PPKM nya adalah level 4 atau zona merah, sehingga disiapkan sekitar 4.000 dosis, yang mana targetnya sebanyak 4.300 dosis dan masih kurang 300 dosis, namun Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu sudah menyiapkan sebanyak 12.000 dosis," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Danrem 041/Gamas yang didampingi Dandim 0407/Kota Bengkulu dan Dandenkesyah 02.04.01 Bengkulu, selain mengecek kesiapan petugas dan peralatan vaksin, juga terlihat menyapa ramah masyarakat yang tengah menunggu antrian vaksin.

Diakhir tinjauannya, mantan Danrem 101/Antasari ini menghimbau masyarakat Bengkulu untuk selalu mamatuhi dan mentaati Protokol Kesehatan. 

"Walaupun kita sudah divaksin Covid-19, bukan berarti kita terbebas dari penularan Covid-19, sehingga kita harus tetap melaksanakan 3M dan 3T untuk memutus penularan Covid-19," himbaunya.

Danrem juga menghimbau agar kartu vaksin masyarakat dapat dicetak melalui aplikasi Peduli Lindungi atau melalui SMS yang diterima. 

“Saya himbau agar kartu vaksin masyarakat disimpan atau bisa juga dicetak seperti KTP, karena kartu tersebut akan sangat bermanfaat untuk ke depannya," pungkas Danrem sambil memperlihatkan kartu vaksin miliknya yang sudah dicetak seperti KTP.(damar)

Tidak ada komentar