Breaking News

Peringatan Maulid Nabi Di Makorem 041 Gamas

Realitapost.com, Bengkulu - Makorem 041/Garuda Emas menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H/2021 M di Musholla Darul Falah Makorem, Kota Bengkulu, Kamis (21/10/21).

Peringatan Maulid yang mengangkat tema “Melalui Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Keteladanan dan Etos Kerja Personel TNI Guna Keberhasilan Tugas Pokok TNI di tengah Pandemi Covid-19,” ini dipimpin langsung Danrem 041/Garuda Emas Brigjen TNI Dr. Handoyo M. Tr. (Han) dan menghadirkan Ustadz Ilham Rahmatullah M.Ag dari Pondoh Hafiz Alfatih Kel. Padat Karya Kec. Selebar, Bengkulu sebagai penceramah.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan sholawat kepada Nabi Muhammad oleh seluruh anggota Makorem 041/Garuda Emas serta pembacaan ayat Alquran oleh Nando Mulyadi, seorang siswa SMK 1 Kec. Padang Harapan, peraih Juara Kedua MTQ 2019 se-Kota Bengkulu.

Kepada anggota Militer dan PNS Makorem, Brigjen TNI Dr. Handoyo M. Tr. (Han) mengajak untuk meneladani Nabi Muhammad SAW yang sejak kecil telah diberi gelar Al-Amin (dibaca yang dapat dipercaya).

Handoyo mengatakan, ada dua hal yang dapat dijadikan pedoman dalam meningkatkan etos kerja dengan tetap meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

“Yang pertama adalah kepercayaan,” katanya.

Menurut Handoyo, kepercayaan itu mahal, dibutuhkan proses panjang untuk mewujudkannya, diperlukan pengorbanan yang berat dengan loyalitas tinggi serta diperlukan bukti berupa hasil kerja yang sempurna.

“Meski kita hebat, tapi kalau tidak dipercaya atasan, rekan dan keluarga, hebat itu jadi percuma,” tegasnya.

Handoyo melanjutkan, selaian kepercayaan, dia menyebut faktor kesehatan juga hal penting dalam pengabdian kepada bangsa.

“Yang kedua adalah kesehatan. Bila kita sehat, kita dapat melakukan hal apa saja, kita bisa mengkomsusi makanan apa saja,” tegasnya lagi.

Ia menyebut, kesehatan selalu diawali dari fikiran setiap manusia, sehingga lulusan Akabri 1992 ini mengajak anggota Makorem untuk selelu berfikir positif dalam berkerja.

“Berfikirlah yang sehat dan positif, sebab yakinlah apa yang pertama kali muncul dalam fikiran kita, itu yang akan kita jalani,” ajaknya.

Ia melanjutkan, kepercayaan dan kesehatan menjadi kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan keduanya harus saling melengkapi untuk bisa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bidang pekerjaan apapun, termasuk di dunia militer.

“Tidak ada artinya kita dipercaya bila tidak sehat, begitupun sebaliknya, percuma kita sehat tetapi tidak dipercaya,” pungkasnya.

Sementara, Ustadz Ilham dalam ceramah singkatnya menguraikan kemuliaan Nabi Muhammad SAW, sehingga oleh Allah diabadikan dalam Alquran Surah Al-Ahzab ayat ke-21.

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu,” tutur Ustadz Ilham.

Ia juga mengurai tentang nikmat yang sangat besar dari Allah SWT yaitu nikmat iman dan nikmat sehat.

“Dengan nikmat iman dan sehat, kita dapat berkerja dan beribadah kepada Allah dengan semangat,” jelasnya.

Ilham juga mencontohkan cara untuk meneladani Nabi Muhammad SAW harus diawali dengan mengetahui sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.

“Selain mengetahui sejarahnya, kita juga harus mengetahui dan memelihara dua warisan Nabi Muhammad SAW yaitu Quran dan Hadits, bila kita berpegang teguh kepada keduanya, maka kita pasti akan selamat dunia dan akhirat,” tambahnya.

Selanjutnya, Ustadz Ilham mengajak agar anggota Makorem mengatahui tujuan diutusnya Nabi Muhammad SAW, sehingga dapat meneladani dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.

“Tujuan Nabi Muhammad diutus oleh Allah SWT diantaranya adalah untuk memperbaiki tauhid, menyempurnakan hubungan manusia dengan Allah dan memperbaiki hubungan manusia dengan sesama manusia,” tutup Ustadz Ilham.

Tidak ada komentar