Breaking News

Gabungan LSM Desak Penuntasan Dugaan 12 Kasus Korupsi Di Rejang Lebong


Realitapost.com, Rejang Lebong -
Sejumlah perwakilan masyarakat Rejang Lebong dan aktivis LSM Pekat dan Pusako menggelar aksi damai di Halaman Kantor DPRD untuk  menuntut pengusutan dugaan 12 kasus korupsi yang selama ini dinilai lamban.

Aktivis Lembaga Swadaya Pekat Bengkulu (LSM Pekat) Ishak Burmansyah (1/10) mengatakan dimana dalam rangka memperingati hari kesaktian pancasila kami para aktivis dan perwakilan masyarakat dimana kami menyampaikan adanya dugaan Korupsi perjalanan dinas Fiktlf Wakil rakyat tahun 2020 ke kota lubuk lingau.yang mana aksi dan kegiatan ini kami sampaikan kepada ketua DPRD Rejang Lebong, polres dan kejaksaan negri curup.yang mana selain dugaan dana fiktip dprd kami juga menyampaikan dugaan-dugaan korupsi lainya kepada aparat penegak hukum. 

"Dalam duganan tindak pida korupsi ini kami memberikan salinan temuan hasil dari audit BPK dimana adabanyak dugaan pengunaan angaran fiktip dan lainya. Ujarnya

Dikatakanya lagi dimana selain dugaan SPPD Fiktip kita juga menyampaikan adanya dugaan korupsi Danah Hibah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 2,7 Milyar yang diduga dilapangan tidak ada Kegiatannya. Terbengkaainya rumah makan terapung dan air mancur yang ada di danau mas harum bastari yang mana sampai saat ini tidak difungsikan. meminta untuk dilakukan pengusutan terhadap pembangunan Rumah Para medis yang ada di Rumah sakit Dua Jalur milik Kabupaten rajang Lebong yang dlduga harga satuan terlalu tinggi hingga menghabiskan angaran sebesar Rp 3 miliar lebih. 

" Untuk selanjutnya data dugaan yang kami temukan yaitu pembelian Alat kesehatan tahun anggaran 2017 Iaitu pembellan CT-SCAN yang sempat terbengkalai di rumah sakit dwitunggal yang diduga gagal perencanaan.ada dugaan pemasangan saluran PDAM yang dlduga tidak terdaftar dikantor PDAM Rejang Lebong yang diduga dllakukan oleh oknum yang mengambil keuntungan pribadi. pembangunan jalan Rabat Beton jalan lingkar Danau Mas Harun Lestari, dugaan korupsi pembelanjaan dana SOS Afirmasi untuk melakukan perbandingan harga terhadap pengadaan computer tahun 2021.mempertanyakan hasil dari rapat Pansus Dana Cavid19 kabupaten rejang Lebong yang dilakukan dprd sampai saat ini tidak ada hasilnya.dan mempertanyakan kemball kasus pembangunan sedung serba guna IAIN Curup yang mana sampai saat ini KPA dalam kasus tersebut justru hilang dalam kasus." ungkapnya

Ishak Burmansyah juga menambahkan selain itu kami menyampaikan beberapa dokumen hasil temuan kami yang mana dalam hal ini sudah kami berikan kepala ketua DPRD Rejang Lebong,Waka Polres Rejang Lebong dan kejaksaan negri rejang Lebong. selain itu kami juga menyampaikan fhoto hasil temuan kami dan beberapa keluhan kami masyarakat yang mana kami jadikan satu dalam bentuk dokumen yang mana kami berikan.dan alhamdulilah apa yang kami laporkan diterima oleh aparat penegak hukum dan dprd rejang lebong. 

" Kami berharapa kepada pihak penegak hukum yang ada dl Kabupaten rejang Lebong untuk tetap waspada kepada tindakan para Koruptor yang selalu menggerogoti uang Negara.dan kami juga meminta agar apa yang kami suarakan ini dapat ditindak lanjuti. "papar Burandam

Sementara itu Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen mengatakan dimana pihaknya selalu menerima apa saja inspirasi yang di sampaikan oleh masyarakat. Apa lagi dprd ini adalah rumah rakyat dikarnakan saat ini kami tidak tahu adanya aksi ini,sehingga kami tidak ada persiapan khusus. Namun karna kawan-kawan aktipis bagian dari masyarakat maka saya mewakili anggota dprd lainya menyambut baik apa yag disampaikan. 

"Apa yang kawan-kawan sampaikan dan sekaligus memberikan berupa dokumen.kami dengan ini menerima dan mempelajari data-data yang disampaikan."akhirnya.(Beni)

Tidak ada komentar