Breaking News

Kolaborasi, Gajah Mada Dan Pokdarkamtibmas Aksi Peduli

Realitapost.com, Bengkulu - Ratusan nasi kota dibagikan Organisasi Masyarakat Pokdarkamtibmas Provinsi Bengkulu kepada warga Jalan Basuki Rahmat RT 08 RW 02 Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu, yang telah dilanda musibah banjir musiman, Sabtu siang (23 Oktober 2021).

Kegiatan ini merupakan Bakti sosial kemasyarakatan kedua Pokdarkamtibmas untuk ikut berpartisipasi peduli warga korban banjir. 

Dalam kesempatan itu, Ketua Pokdarkamtibmas Provinsi Bengkulu, Dokterandes Finandi mengaku ikut prihatin akan musibah banjir yang terjadi. Dan mendoakan agar warga yang tertimpa banjir diberikan kesabaran dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Sementara itu, Ketua RT 08, Joni Atri kepada wartawan ini, tampak tak kuasa menyembunyikan kesedihan atas musibah yang baru saja dialaminya bersama puluhan warga lain. 

Meski air luapan banjir saat ini sudah surut. Namun, penderitaannya bersama puluhan Kepala Keluarga RT 08, tak akan pernah surut. Pasalnya, bila terjadi hujan deras lagi, maka bukan tidak mungkin ancaman banjir kembali melanda merendam rumah warga. Sehingga wajar bila saat ini banyak warga yang masih trauma berat pasca musibah banjir dahsyat tahun 2019 silam.

Bahkan tiap kali terjadi banjir, nyaris menenggelamkan semua rumah warga dan mengakibatkan kerugian material warga rata-rata kerusakan alat elektronik yang kadang tidak sempat diselamatkan. Jika ditaksir kerugian materi mencapai Rp 4 hingga 5 juta dan Alhamdulillah selama ini belum ada korban jiwa.

Untuk itu dia sangat berharap betul perhatian Pemerintah Kota untuk dapat melakukan normalisasi aliran drainase yang ada di pemukiman warga dengan cara pengerukan total. Termasuk juga melakukan normalisasi aliran drainase di sungai Muara Bengkulu yang saat ini sudah mengalami pendangkalan.

Ia mengaku tidak banyak berharap selain meminta perbaikan atau normalisasi saluran drainase. Disinggung soal, apakah ada warga sekitar yang berniat pindah dari lokasi Langganan banjir..? Dia mengaku sejauh ini warganya tidak ada yang berniat pindah. karena lokasi itu merupakan tanah kelahiran mereka.

Untuk diketahui bahwa Pemukiman Warga RT 08 Sukamerindu terdiri dari 45 Kepala Keluarga dengan jumlah 200 jiwa.

Semoga saja Pemerintah Kota dapat mendengar keluhan masyarakat RT 08 Sukamerindu dengan segera melakukan normalisasi secara menyeluruh. Sehingga persoalan banjir musiman dikawasan tersebut tidak lagi terjadi.(tim)

Tidak ada komentar