Breaking News

Salurkan Bantuan, KNPI Kota Ajak Korban Banjir Patuhi Protokol Langit

Realitapost.com, Bengkulu - Melihat kondisi masyarakat kota Bengkulu yang sebagian mendapatkan musibah kebanjiran, KNPI Kota kunjungi warga.

Bersama ketua KNPI Kota Bengkulu, Supratman, S.Sos., M.Si, Jum'at, 15 Oktober 2021, rombongan KNPI Kota Bengkulu melihat langsung kondisi warga dan berikan bantuan.

Dalam penjelasannya, Ketua KNPI Kota, yang didampingi Ketua Bidang Bencana Ahmat Nasti dan pengurus lain, mengatakan, bahwa bantuan yang disalurkan adalah spontan dari sumbangan kawan-kawan kita.

"Malam tadi sempat disampaikan oleh kawan-kawan di grup WA kita, bahwa mereka kebanjiran dan ini bentuk kepedulian kita spontanitas saja tidak ada kita rencanakan dan kawan-kawan, ternyata banyak yang peduli untuk saling membantu bencana, dan jangan lihat jumlah yang kami berikan, namun ini bentuk stimulan bagi pihak lain," jelas Supratman.

Ke depan, lanjut Supratman, setiap bencana kita akan turun kita akan ajak kawan-kawan turun ke lokasi.

"Kalau tidak bisa kita bantu untuk bantuan pangan kita bantu tenaga dan kita akan buat tim juga, untuk memantau situasi dan memberikan informasi, untuk membantu pemerintah menangani bencana mudah-mudahan jangan ada bencana, kuncinya hindari bencana Dengan patuhi protokol langit," tutup Supratman.

Sementara itu, ketua RT 12 Kelurahan Rawa Makmur, Herwan Sawiran, menyampaikan terimakasih atas bantuan dari KNPI Kota Bengkulu dan memberikan gambaran tentang keadaan yang terjadi.

"Terjadinya banjir di seputar RT. 12 karena ada penyempitan di daerah RT 09 RT 10, karena jatuhnya dinding Siring, dan belum diangkat ke atas, dan kita sudah ajukan ke pemerintah melalui wakil rakyat yang ada disini, bapak Dediyanto, dan sekarang ini baru di godok, sebagai warga saya meminta, secepatnya diselesaikan biar kami warga yang terkena banjir, ke depan tidak kena banjir lagi, selain penyempitan, kita juga dapat banjir kiriman, dan kepada KNPI Kota Bengkulu, atas nama warga disini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," jelas Herman.

Tidak ada komentar