Breaking News

Waka II DPRD RL Rekomendasi Pecat Oknum Pegawai PDAM

Realitapost.com, Rejang Lebong - Untuk memangkas oknum-oknum nakal yang ada di tubuh pdam dprd minta direktur tuntaskan dan lakukan pengusutan terhadap oknum nakal. Dikatakan Waka II DRPD Rejang Lebong Edy Irawan SP (11/10) mengatakan dimana melihat dari perkembangan di pdam rejang lebong maka kami selaku perpajangan tangan masyarakat rejang lebong sangat mendukung langkah dan kebijakan yang diambil direktur pdam,apa lagi oknum tersebut telah merugikan perusahaan dan sudah dianggap merugikan uang negara,maka jika itu menag benar adanya agar pdam dapat menindak lanjuti.

" Kami mendukung penuh kebijakan yang diambil direktur pdam dan kami sangat menyeport langkah yang dimabil,dikarnakan seluruh kebijakan ada pada direktur pdam thirta dharma rejang lebong."ujarnya

Dikatakanya lagi dimana dalam waktu dekat ini kita akan mengajak direktur pdam untuk melakukan inpestigasi dan selian itu kita juga akan meminta data-data yang para pelangan yang diangap ilegal dan selain itu kita akan melakukan pemangilan direktur untuk berkordinasi,dan kita juga akan berkunjung ke pdam thirta dharma bersama tim dari dprd rejang lebong.

" Kita minta pihak direktur pdam bersipat adil jika memang ada oknum karyawan pdam yang nakal mau itu pegawi tetap atau kontrak agar berlaku adil jika memang harus dipecat agar dapat diperkuat dengan bukti dan fakta pemecatan,maka kami sangat mendukung lankah direktur untuk melakukan pemangkasan oknum nakal."ungkapnya


Sementara itu Direktur PDAM Thirta Dharma Orin Retnowati ST mengatakan dimana saat ini kita telah melakukan persiapan dan beberapa berkas lainya,dan terkiat langkah dan tndakan yang kami ambil saat ini kami masih melakukan mediasi dan memangil yang bersangkutan,dimana kami masih berupaya untuk melakukan secara lembaga,akan tetapi jika memang nantinya yang bersangkutan tidak juga mengakui dan banyak korban yang ditemukan dilapangan,maka langkah yang kita ambil adalah sama dengan pemecatan karyawna kontrak yang sudah kita lakukan beberapa waktu lalu.

" Kami masih terus melakukan bersama tim untuk pengecekan dan melakukan pemutusan di beberapa titik yang kami angap tidak memiliki meteran dan tidak membaya iuran pdam." Tutup nya.(ben)

Tidak ada komentar