Breaking News

Suimi Fales Heran Kok Bisa, Bengkulu Jadi Lumbung Bawang Merah Nasional


REALITAPOST.COM, BENGKULU --
Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Suimi Fales SH, MH, mengaku heran sekaligus mempertanyakan bagaimana bisa Provinsi Bengkulu mendapat penghargaan TPID Award Tahun 2022 lantaran sebagai daerah lumbung bawang merah Nasional.

"Saya kaget mendengar informasi dari berita yang menyatakan Bengkulu meraih penghargaan TPID Awards dan jadi lumbung Bawang Merah nasional. Saya mempertanyakan kebenaran daerah kita jadi lumbung bawang merah nasional. Kalau bawang daun atau daun bawang mungkin saja di daerah Rejang Lebong itu banyak bawang daunnya. Tapi kalau lumbung bawang merah, ini perlu kita buktikan lagi. Dan menyikapi hal ini, maka kami dari Komisi II nanti akan duduk bersama dinas TPHP dimana. Lumbung bawang merah itu. Kalau memang ada syukur alhamdulillah, kalau perlu nanti di ekspor bawang merahnya. Tapi kalau tidak ada, sebaiknya jangan mengada-ada," tegas politisi PKB Provinsi Bengkulu tersebut, Kamis (15/9).

Senada disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Jonaidi SP, MM dimana dia juga kaget melihat pemberitaan yang menyatakan Bengkulu lumbung bawang merah nasional.

Kalau dikatakan lumbung durian, saya bisa percaya. Kita lihat saja sekarang durian ada dimana-mana di Bengkulu saat ini. Tapi kalau lumbung bawang merah ini, saya belum melihatnya didaerah kita," ujar Jonaidi sambil senyum simpul.

Sebelumnya Prestasi terbaik nasional kembali diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Kali ini sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Terbaik 2021 Wilayah Sumatera, pada ajang TPID Awards 2022, di Ballrom Hotel Shangri La, Surabaya Jawa Timur, Rabu (14/9). 

Diraihnya penghargaan sebagai pengendali inflasi daerah terbaik se-Sumatera 2021 ini sebagai bentuk kerja keras dan sinergi Gubernur Bengkulu bersama TPID Bengkulu beserta semua jajaran, termasuk dukungan dari kabupaten-kota se Bengkulu dalam mengendalikan inflasi di Bumi Rafflesia. 

Sementara menurut Asisten II Fachriza usai terima penghargaan tersebut, bahwa prestasi yang sangat membanggakan ini jangan sampai membuat pemerintah lengah untuk terus bekerja mengendalikan inflasi di provinsi Bengkulu. Sehingga harga-harga menjadi tetap stabil dan tingkat kesejahteraan masyarakat bisa terjaga dengan baik.

Selain Provinsi Bengkulu, penghargaan TPID Provinsi Terbaik 2021 juga diraih Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. 

Dalam kesempatan itu juga Provinsi Bengkulu dinobatkan sebagai.

"Lumbung Bawang Merah", karena keberhasilan Bengkulu dalam memproduksi bawang merah dan mengendalikan harga bawah merah di pasar-pasar tradisional.(ded)

Tidak ada komentar