Breaking News

Dinas PMD Provinsi Bengkulu Apresiasi Program Bimtek PMD Benteng


REALITAPOST.COM, BENGKULU --
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Bengkulu R.A. Denni mengapresiasi program dan kegiatan yang dilaksanakan Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Tengah dalam meningkatkan pemahaman dan wawasan para Kepala Desa se Kabupaten Bengkulu Tengah.

"Hal ini sangat tepat dalam upaya menyukseskan dan sinkronisasi program mulai dari Pusat, Provinsi Kabupaten Kota hingga Desa/ Kelurahan," terangnya.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap 76 Kepala Desa. Massa Bhakti 2022 – 2027. Disalah satu Hotel. Kamis, (3/11/2022).

Dikatakan Kepala Dinas PMD Kabupaten Bengkulu Tengah Tomi Marisi, Bimtek bertujuan agar semua Kepala Desa seKabupaten Bengkulu Tengah dapat menjalankan semua kegiatan di Desa. Serta mengetahui larangan yang tidak boleh dilakukan oleh Kepala Desa.

“Kita mengharapkan, dengan kegiatan ini Kepala Desa dapat memahami tugas dan fungsinya. Dan apa yang dilarang. Sehingga dalam menjalankan tugasnya dapat berjalan dengan baik,” ungkap Tomi Marisi.

Lanjut Tomi Marisi menyampaikan, untuk saat ini masih banyak Kepala Desa maupun perangkatnya belum banyak mengetahui dan mengerti tentang apa yang harus dibenahi dan diperbaiki oleh seorang Kepala Desa. “Terutama masalah Administrasi Desa,” tambah Tomi Marisi.

Untuk itu Tomi Marisi menghimbau, Kepala Desa, perangkat Desa, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dapat bersinergiritas. Supaya roda Pemerintahan Desa kedepannya berjalan dengan baik.

Ditambahkan Kepala Desa Bukit, Kecamatan Semidang Lagan. Ali Amran mengatakan, Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Dinas PMD sangat baik dan bermanfaat. Terutama bagi kami Kades – Kades yang baru. Materi yang disampaikan para pemateri membuat kami mengerti aturan dalam pengolahan Dana Desa.

“Kami tinggal melengkapi apa saja yang harus di benahi, terutama tata cara pembuatan laporan dan penyusunan APBDes. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pelaporan Dana Desa,” pungkas Ali Amran. (adv)

Tidak ada komentar