Breaking News

Nama Gubernur Bengkulu Dijual Tidak Dibenarkan


REALITAPOST.COM, BENGKULU -- Terungkapnya kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan sebuah proyek dengan pelaku berinisial SS (73) ini, membuat Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, angkat bicara.

Melalui juru bicara Gubernur, yakni Zulkarnain Kaka Jodho atau yang akrab disapa bang ZKJ, meminta agar aparat penegak hukum dapat memproses sebaik mungkin sebagai efek jera pada pelaku.

"Orang bisa saja mengaku-ngaku karena modusnya menipu, maka silakan proses hukum ditegakan sehingga bisa memberikan pembelajaran bagi kita semua," ujarnya.

Gusdur atau Bang ZKJ, menyampaikan hal tersebut tidak dibenarkan dan sejauh ini belum kabar valid kalau itu keponakan Gubernur Bengkulu Sahabat Rohidin Mersyah.

"Kalau memang dia keluarga Gubernur sepatutnya menjaga nama baik Gubernur itu sendiri. Memang kita pantau banyak yang mengaku keluarga dekat mendatangi Dinas hanya sekedar silaturahmi, ada yang minta tolong dalam hal yang wajar wajar. Dan, ada juga yang terpantau justru di birokrasi yang sering merasa keluarga dekat misalnya Sekretaris, Kabid, Kasi atau staf kadang besar kepala. Bahkan ketika ditegur atasannya dengan ketus menjawab  kami atau saya ini Sanak Gubernur. Nah, hal ini tidak boleh dilakukan," bebernya.

"Juga kepada kontraktor ataupun pengusaha jangan mudah percaya siapapun dia.kadang untuk mendapatkan proyek bukan cuman jual jual nama Gubernur, Walikota, Bupati Kadang Jual nama pihak APH baik teman teman kepolisian Juga Dari Kejaksaan," jelasnya.

Jadi dia menegaskan tidak dibenarkan menjual mancatut nama beliau Apalagi merugikan orang lain."Bila masih ada lagi modus demikian segera laporkan ke aparat penegak hukum," tegasnya yang juga ketua MPO partai Golkar provinsi Bengkulu.(Reporter:Damar/Editor:Dian Marfani)

Tidak ada komentar